Project Rehabilitas Daerah Aliran Sungai (DAS) di Bombana


PT antam
Desa Rarowatu, Lakomea dan Taubonto. District Rarowatu, Bombana, Sulawesi Tengah.
2019-2021

Latar Belakang Proyek


PT ANTAM adalah badan usaha yang bergerak di bidang penambangan nikel baik dalam kegiatan penambangan bijih nikel maupun pengolahan bijih nikel menjadi feronikel. Dalam salah satu lokasi kegiatan penambangan terdapat lokasi yang memasuki wilayah Hutan Produksi Konversi (HPK) di Tambang Tengah dan telah memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
Melalui Peraturan Menteri LHK Nomor 87 Tahun 2014 yang telah diubah melalui Peraturan Menteri LHK Nomor 89 Tahun 2016 tentang Pedoman Penanaman bagi Pemegang IPPKH (“Permen LHK 89/2016”), PT ANTAM memiliki kewajiban melakukan Kegiatan Penanaman dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai komitmen dalam menjaga kelestarian hutan..
Surat Keputusan Menteri LHK Nomor SK. 3673/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/6/2017 tanggal 19 Juni 2017 tentang Penetapan Lokasi Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi DAS atas nama PIHAK PERTAMA menetapkan lokasi Kegiatan Penanaman dalam Rangka Rehabilitasi DAS berada di kawasan Hutan Lindung seluas 285 Ha yang secara administrasi pemerintahan terletak di Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara

Tantangan


Lahan terbagi menjadi dua yaitu padang ilalang

Musim kering yang panjang dan cuaca panas

Hutan dengan topografi berupa perbukitan dengan akses transportasi berjalan kaki

Hasil kerja

1. Survey Tapal Batas dan Topografi

Survey Tapal Batas adalah survey untuk menetapkan dan memasang tapal batas lokasi pekerjaan dan penanda petak-petak penanaman untuk memberikan batas yang jelas. Sedangkan survey topografi dilakukan dengan menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk memberikan gambaran riil lokasi penanaman melalui foto udara. Hasil dari survey topografi menggunakan UAV ini adalah melihat kondisi topografi lokasi penanaman dan menjadi dasar dari perencanaan penanaman.

2. Penanaman

Persiapan penanaman dilakukan dengan membuat nursery sebagai lokasi pembesaran bibit maupun transfer bibit untuk aklimatisasi (adaptasi dengan iklim) di lokasi tanam. Penanaman dilakukan disertai dengan peletakan ajir tanaman sebagai penanda tanaman. Ada beberapa jenis tanaman yang ditanam pada areal Rehabilitasi DAS yaitu pohon biti, kemiri, durian, dan aren. Jenis tanaman tesebut mengacu pada dokumen rancangan teknis yang disusun oleh berbagai stakeholder dengan perbandingan jumlah tanaman kayu dan tanaman multi purpose tree species adalah 66:34

3. Perawatan

Perawatan yang dilakukan meliputi penyulaman tanaman yang mati, pemupukan, pendangiran, dan pencegahan dari kebakaran hutan dengan membuat sekat bakar.

Print Friendly, PDF & Email
SAVE AS PDF

Tertarik dengan Layanan Kami? Mari Bekerja Sama